Kamis, 30 Agustus 2012

Sup Sayur dengan Sayuran Beku

Bahan-Bahan (untuk 3 porsi):

  • 1 mangkuk sayuran beku (aku pakai Golden Farm mixed vegetables), di-defrosted.
  • setengah kemasan kaldu gel Royco, dilarutkan dalam 500 ml air hangat
  • 2 siung bawang putih, cincang kasar
  • 2 sdm minyak goreng
  • sosis sapi atau kornet ayam (optional), potong dadu

Cara Membuat:

  • Masukkan minyak goreng ke dalam Magic Com, tekan tombol cook. Setelah 2-3 menit, masukkan bawang putih yang telah dicincang. Masak hingga wangi.
  • Setelah bawang wangi, masukkan air kaldu kedalam Magic Com. Didihkan.
  • Setelah mendidih, masukkan sayuran dan sosis sapi/kornet ayam. Tutup, dan cook hingga mendidih lagi.
  • Angkat panci, lalu tuang sup ke mangkuk saji.  

Lebih Enak Kalau...
disajikan secara mandiri atau sebagai makanan pembuka.

Disclaimer:
please refer to me and this blog.


Tumis Saus Tiram dengan Sayuran Beku

Bahan-Bahan (Untuk 3 Porsi):

  • 1 mangkuk sayuran beku (aku pakai Golden Farm mixed vegetables), di-defrosted
  • 2 siung bawang putih, cincang kasar.
  • 1 sachet Saori saus tiram
  • 2 sdm minyak goreng

Cara Membuat:
  • Masukkan minyak goreng ke dalam Magic Com, tekan tombol cook. setelah 2-3 menit, masukkan bawang putih yang telah dicincang. Masak hingga wangi.
  • Setelah bawang wangi, masukkan seluruh sayur beku. Tambahkan saus tiram, lalu aduk rata. Tutup, dan cook hingga sayuran empuk sambil sesekali diaduk dengan sodet kayu atau centong plastik. Jangan terlalu lama, agar sayuran tidak sampai kelewat lembek.
  • Angkat panci Magic Com, tuang sayuran ke mangkuk saji, dan hidangkan dengan nasi hangat.

Lebih Enak Kalau...
disantap bersama telur mata sapi.

Disclaimer:
please refer to me and this blog.

Perkedel Kornet

Bumbu yang Dihaluskan:
  • 2-3 siung Bawang Putih
  • 1 sdt garam, atau sesuai selera
  • Terasi secukupnya (aku pakai setengah blok terasi ABC)
  • Resep aslinya menggunakan merica dan pala. Tapi karena beberapa alasan, aku nggak pernah pakai dua bumbu itu, dan hasilnya tetap oke. Kalau kalian mau, bubuhi aja dengan sedikit merica dan pala bubuk. 


Bahan-Bahan:
  • seperempat kilogram kentang, dikukus
  • 1 butir telur Ayam, dikocok
  • Kornet sapi (aku pakai satu sachet kornet PRONAS kemasan sachet rasa pedas), digoreng sebentar

Cara Membuat:
  • Haluskan bumbu-bumbu yang dihaluskan.
  • Kentang kukus dihaluskan dengan ulekan atau sendok makan. Campur dengan telur, kornet, dan bumbu-bumbu yang telah dihaluskan. 
  • Panaskan penggorengan dengan api sedang. Goreng per satu sendok makan (sekali menggoreng bisa beberapa sekaligus, tapi menaruh adonan di penggorengan harus satu-satu).

Lebih Enak Kalau...
disantap sebagai teman makan nasi hangat dan sayuran bening seperti Sup atau Sayur Asem.

Disclaimer:
Full credit goes to my mother, but please refer to me and this blog.


Rabu, 29 Agustus 2012

Cake Kukus versi Double Chocolate

Bahan-Bahan:

  • 75 gram tepung terigu serbaguna (aku pakai MILA)
  • satu setengah sdm cokelat bubuk (aku pakai Van Houten)
  • 1 sdt baking powder (aku pakai Koepoe-Koepoe)
  • 1 butir telur Ayam
  • 1 sdm susu bubuk (aku pakai Dancow Calcium Plus) dilarutkan dalam 5 sdm air
  • 2 sdm gula pasir
  • 2 sdm minyak goreng
  • 2-3 sdm chocolate chips

Alat-Alat:
  • Baskom ukuran sedang
  • Baskom ukuran kecil
  • Satu buah mangkuk keramik dengan alas kertas cokelat atau empat buah cetakan muffin dengan liners
  • Kocokan telur (aku pakai yang bulat spiral)
  • Sendok makan
  • Panci untuk mengukus
  • Tusukan sate

Cara Membuat:
  • Dalam baskom ukuran sedang, campur tepung terigu, baking powder, dan cokelat bubuk. Aduk dengan kocokan telur sebanyak kira-kira 20 kali.
  • Dalam baskom ukuran kecil, campur telur, susu, gula pasir, dan minyak goreng. Aduk dengan kocokan telur hingga semuanya tercampur.
  • Tuang campuran telur ke dalam baskom ukuran sedang berisi terigu dan baking powder. Aduk dengan kocokan telur hingga tercampur rata dan tercipta adonan yang smooth. 
  • Masukkan chocolate chips, aduk lagi hingga rata.
  • Tuang adonan kedalam mangkuk keramik yang sudah dialasi, atau liners di cetakan muffin.
  • Isi panci dengan air, taruh mangkuk keramik/cetakan muffin diatasnya. Tutup, dan diamkan selama sekitar 15 menit.
  • Setelah 15 menit, tusukkan tusukan sate kedalam cake. Kalau tusukan sate itu bersih (nggak ada adonan yang lengket), berarti cake sudah jadi. Angkat, dinginkan.

Lebih Enak Kalau...
disantap dalam hari itu juga. Karena kalau sudah 'nginap', cake bisa mengeras.

Disclaimer:
Resep aslinya bisa dilihat di Just One Cookbook, salah satu Food Blog favoritku. Untuk posting ini, aku cuma menterjemahkan, memodifikasi takaran susu, dan menambahkan preferensiku saja. Oleh karena itu, please refer to Nami-san in Just One Cookbook if you want to copy this recipe somewhere else..


Bubur Kacang Hijau ala Rice Cooker

Saat aku baru beli Magic Com untuk dipakai di kos, terpikir olehku mengenai masakan apa saja yang mungkin bisa dimasak dengan menggunakan Magic Com selain nasi. Setelah searching, ternyata ada blog asyik yang membahas tentang Ricecookerable Recipes, yaitu Dapur Kost-annya Mbak Rira. Sayang sekali blog ini sudah lama nggak di-update. Berikut ini adalah salah satu resep Ricecookerable dari blog itu yang sedikit ku-paraphrasing untuk posting kali ini, kulengkapi juga dengan hasil trial and error dalam menyimpan kacang hijau tanak.

1. Menanak Kacang Hijau dengan Rice Cooker

Proses menanak kacang hijau dengan Rice Cooker sama dengan menanak nasi. Kacang Hijau dicuci bersih, lalu masukkan air secukupnya. Kacang Hijau tuh lebih keras daripada beras, jadi beri air dua kali lipat takaran air untuk memasak nasi dengan porsi yang sama. Setelah Kacang Hijau masak dan tanak, maka siap untuk langsung diolah atau disimpan di refrigerator. 

2.Menyimpan Kacang Hijau Tanak
Masukkan kacang hijau tanak ke dalam airtight container, lalu simpan di refrigerator. Kacang hijau masih akan dalam kondisi prima selama tiga hari, dan akan kadaluwarsa dalam 1-2 minggu. Jadi, kalau menanak ya secukupnya aja.  

3. Bubur Kacang Hijau

Kacang hijau yang sudah tanak tadi dimasukkan dalam mangkuk saji, tekan-tekan sedikit agar lebih lunak. Tambahkan santan instan (aku pakai santan cair KARA atau Bumas). Tambahkan sedikit garam (just a pinch), dan gula pasir sesuai selera. Setelah itu, siram dengan air panas. Aduk-aduk, lalu siap disajikan.

Lebih Enak Kalau...
buatku, takaran yang cocok adalah sepertiga mangkuk Kacang Hijau tanak, setengah bungkus KARA kemasan segitiga, dan tiga sendok teh gula pasir. Tapi, setelah disiram air panas dan diaduk, lalu kutambah dengan susu kental manis coklat hingga mencapai tingkat kemanisan yang cocok.

Disclaimer:
The credit goes to Dapur Kost-an, and me with this blog.

Update 10 November 2013:
Dalam menanak kacang hijau bisa diperoleh hasil yang lebih empuk dalam waktu jauh lebih singkat, sebaiknya rendam dulu Kacang Hijau selama semalam (sekitar 8 jam) sebelum dimasak dengan Rice Cooker. Saat memasak dengan Rice Cooker, beri air yang setara dengan takaran air yang dibutuhkan untuk memasak nasi dengan porsi yang sama (bukan lebih banyak seperti yang kusebutkan di nomor 1). Dalam memasak dengan Rice Cooker, jangan ditunggu hingga Rice Cooker berhenti memasak secara otomatis, karena nanti hasilnya akan berkerak. Sebaiknya cek setelah 1 jam, apakah sudah mencapai tekstur keempukan yang dikehendaki. Jika sudah, angkat panci untuk menghentikan proses memasak. Jika belum, tutup lagi, dan periksa beberapa menit kemudian. Kalau aku, lebih suka hasil yang agak berair (tekstur seperti bubur) daripada yang berkerak.
Kemudian dalam membuat Bubur Kacang Hijau (nomor 3), akan lebih lezat jika menggunakan campuran gula pasir dan brown sugar (atau gula merah), daripada hanya gula pasir saja. Dengan begini, tanpa susu kental manis pun kemanisannya sudah terkontrol.

Panekuk Sederhana

Bahan-Bahan (untuk 4 porsi):
  • 50 gram tepung terigu serbaguna
  • 1 butir telur Ayam
  • 3 sdm susu bubuk (aku pakai Dancow Calcium Plus) dilarutkan dalam150 ml air
  • setengah sendok makan minyak goreng
  • sedikit garam (just a pinch, okay?)

Alat-Alat:
  • Baskom ukuran sedang
  • Sendok makan
  • Sendok sayur
  • Kocokan telur (aku pakai yang bulat spiral)
  • Penggorengan teflon
  • Sodet dari bahan kayu
  • Kertas koran yang diminyaki

Cara Membuat:
  • Taruh tepung dan garam ke dalam baskom ukuran sedang, campur, dan buat lubang ditengahnya. Pecahkan telur di lubang itu, lalu tuang 50 ml larutan susu dan setengah sdm minyak goreng. Kocok dengan kocokan telur hingga semuanya tercampur rata. Tambahkan larutan susu jika terasa berat untuk diaduk.
  • Masukkan larutan susu lagi sedikit demi sedikit sambil terus mengaduk untuk membuat adonan dengan konsistensi seperti krim kental (tidak perlu menghabiskan seluruh larutan susu, yang penting konsistensi adonannya tepat; nggak terlalu cair, tapi juga smooth).
  • Panaskan penggorengan teflon dengan panas sedang. Usap permukaan penggorengan dengan kertas koran yang diminyaki. Masukkan satu sendok sayur adonan kedalam penggorengan, ratakan adonan di penggorengan dengan memiring-miringkannya. Panekuk ini nanti jadinya tipis, walau nggak setipis crepes; jadi, kalau kelihatannya terlalu tebal, tuang sisanya kembali ke baskom. Diamkan selama sekitar 30 detik, lalu balik dengan sodet. Pastikan pancake nggak terlipat (kalau terlipat, luruskan secepatnya). Diamkan lagi selama 30 detik, lalu angkat dan sisihkan. Ulangi hingga seluruh adonan habis.
  • Pancake siap dihidangkan. Bisa langsung disantap begitu saja, dengan dituangi madu, ataupun disimpan di Refrigerator (tahan sampai 2 hari).

Lebih Enak Kalau...
disantap hangat dengan ditemani pilihan variasi ini:
  • potongan Apel segar dan susu kental manis cokelat.
  • potongan Pisang dan madu
  • potongan Sosis Sapi dan keju parut

Disclaimer
Aslinya, aku lihat resep pancake dari BBC GoodFood tentang Perfect Pancakes Recipe. Tapi, untuk ukuran orang single yang masak sendiri, porsinya kebanyakan; jadi kumodifikasi dan variasi 'teman'-nya kurekayasa sendiri. Still, please refer to me and this blog, 'kay!? 


Egg Khagina with Mackerel

Inspirasi resep ini datang dari berbagai sumber; masakan orak-arik telur buatan Ibuku, serta pembahasan mengenai khagina di wikipedia dan salah satu Food Blog favoritku, The Spice Spoon. Khagina adalah masakan khas Pakistan/India. Kalau pengen tahu lebih banyak, google aja. Atau baca resep Khagina yang udah kumodifikasi ini...

Bumbu yang Dihaluskan:

  • 3 siung Bawang Putih
  • 5 buah cabe rawit hijau
  • Terasi secukupnya (aku pakai sepertiga blok terasi ABC)
  • Garam secukupnya


Bahan-Bahan:

  • 1 butir telur Ayam
  • 1 ekor ikan pindang (jenis ikan sardines atau mackerel), goreng, lalu suwir-suwir.
  • 4 buah kentang ukuran kecil atau 1 buah kentang ukuran besar; kupas, potong dadu, goreng setengah matang.
  • Kalau suka pedas, bisa ditambahkan 5 buah cabe rawit lagi; yang ini cukup diiris-iris. Tapi kalau nggak suka, ya...ini optional, kok.
  • 2 sdm minyak goreng (untuk menumis)
  • Cabe bubuk (aku pakai merk Shogun)

Cara Memasak:
  • Haluskan bumbu-bumbu yang dihaluskan.
  • Siapkan penggorengan, panaskan minyak. Tumis bumbu-bumbu yang telah dihaluskan hingga wangi. Masukkan kentang, ikan, dan cabe rawit yang telah diiris-iris. Aduk rata.
  • Pecahkan telur langsung diatas wajan, lalu kuning telurnya diorak-arik. Taburkan cabe bubuk banyak-banyak ke seluruh permukaan atau sesuai selera. Tambahkan garam jika dirasa masih kurang asin (hati-hati, ikan pindang tuh aslinya sudah asin).
  • Masak hingga kering, lalu angkat.

Lebih Enak Kalau...
disantap dengan Nasi hangat dan Buncis kukus. Top lah pokoknya.

Disclaimer:
Please refer to me and this blog if you want to copy this recipe somewhere else. Ini hasil trial and error yang agak repot soalnya. Selain itu...ini makanan favoritku.




White Kismis

White Kismis ini pada dasarnya cokelat putih dengan isian kismis. Cara bikinnya simpel, cepat, dan...(kalau pakai cokelat blok yang murah) bisa lebih hemat daripada beli coklat jadi, tapi tetap mantap rasa coklatnya.

Bahan (untuk 18 biji):

  • Setengah blok white chocolate compound (aku pakai Mercolade)
  • 50 butir kismis

Alat-Alat:
  • Cetakan es 18 lubang (bisa pakai cetakan khusus cokelat; aku pakai cetakan es karena ini yang udah kupunya...dan males beli lagi...)
  • Baskom dari bahan logam berukuran kecil
  • Panci
  • Sendok makan (sdm) berbahan logam
  • Sendok teh (sdt) berbahan logam
  • Air secukupnya untuk direbus

Cara Membuat:
  • Rendam kismis selama beberapa menit dalam air panas. Tiriskan, lalu potong-potong.
  • Potong-potong kasar coklat blok, lalu taruh di baskom.
  • Rebus air di panci, letakkan baskom tadi diatas air yang mendidih hingga meleleh. Jaga agar jangan sampai kemasukan air atau kotoran. Aduk-aduk dengan sdm agar coklat meleleh rata.
  • Setelah coklat meleleh, angkat. Tuang setengah bagian coklat pada setiap lubang cetakan dengan sendok teh (kira-kira sepertiga sdt coklat per lubang). Taruh cacahan kismis di tengahnya. Tuang setengah bagian coklat yang tersisa hingga menutupi kismis di cetakan. Ratakan dan rapikan permukaannya. Tunggu sampai dingin.
  • Setelah dingin, masukkan coklat ke freezer selama kira-kira 30 menit agar mengeras (jangan dimasukkan selagi masih panas karena dapat merusak freezer).
  • Setelah 30 menit, ambil coklat dari freezer dan lepas dari cetakan. Untuk melepasnya, cukup balikkan cetakan diatas mangkuk, lalu ketok cetakan dengan gagang sendok hingga coklat lepas sendiri (jatuh kedalam mangkuk).
  • White Kismis siap untuk langsung dinikmati atau disimpan di refrigerator. 
Lebih Enak Kalau...
isiannya bukan cuma kismis, bisa juga kacang mede yang dicacah. Atau kombinasi aja antara kismis dan kacang mede.

Disclaimer:
Honestly, banyak banget resep coklat di net dengan berbagai variasi nama dan filling. Semuanya kelihatan enak-enak, aku sampai bingung mau coba yang mana. Akhirnya aku pakai yang paling simple aja: petunjuk Ibuku tentang bagaimana melelehkan coklat dengan di-tim. Still, please refer to me and this blog if you want to copy this recipe, okay !?


Tempura Sederhana

Bahan-Bahan (jumlah bahan bisa sesukanya):

  • 1 butir telur ayam, dikacau.
  • Tepung bumbu serbaguna secukupnya (aku pakai Sasa Hot & Spicy)
  • Kentang ukuran besar, iris memanjang.
  • Jamur tiram, sobek-sobek.

Cara Membuat:
  • Siapkan telur yang telah dikacau di mangkuk, dan tuang tepung bumbu secukupnya di piring. Tata di samping kompor. 
  • Panaskan minyak di penggorengan. Sementara itu, celupkan kentang/jamur payung kedalam telur, satu persatu. Angkat, lalu gulingkan pada tepung bumbu hingga rata.
  • Goreng pada penggorengan hingga berwarna keemasan (Pastikan setiap potong tenggelam dalam minyak).
  • Tiriskan, lalu siap disajikan.

Lebih Enak Kalau...
disantap hangat sebagai camilan dicolek kecap pedas.

Disclaimer:
Inspirasi resepnya dari pembahasan mengenai Tempura di wikipedia, tapi of course prakteknya aku kira-kira sendiri.

Sup Telur

Resep ini awalnya aku baca di salah satu Food Blog (tapi aku lupa alamat situsnya) dengan titel Egg Drop Soup. Bahan dan bumbu yang digunakan sebenarnya simpel, tapi untuk versiku, kubikin lebih simpel lagi (he he he, maklum, cuma pakai apa yang ada en males repot). Resep ini enaknya disantap langsung selagi hangat; kalau udah 'nginep' rasanya jadi kurang enak, so bikin secukupnya aja.

Bahan-Bahan (Untuk 1-2 orang) :

  • 1 butir telur ayam, dikacau
  • 300 ml kaldu (aku pakai kaldu blok Maggi)
  • 1 sdm kecap atau sesuai selera (aku pakai kecap pedas ABC)
  • seperempat sdt merica bubuk
  • setengah cup jamur tiram

Cara Membuat:
  • Didihkan kaldu. Tambahkan kecap dan merica, aduk rata. Masukkan jamur tiram, lalu tunggu hingga mendidih lagi.
  • Setelah mendidih lagi, masukkan telur yang telah dikacau, sedikit demi sedikit.
  • Tunggu 2-3 menit. Angkat, dan siap disajikan.

Lebih Enak Kalau...
Kaldu yang dipakai bisa kaldu asli maupun kaldu instan. Tapi kalau pakai kaldu asli, ada baiknya ditambah sedikit penguat rasa ayam seperti Masako, Royco, atau sejenisnya agar lebih sedap.

Disclaimer:
Walau aslinya aku terinspirasi dari resep yang kubaca dari manaaaa gitu di net, tapi ini udah kumodifikasi sendiri. Jadi, jangan asal contek, ya, please always refer to me and this blog.

Tahu Kuah Kaldu

Bahan-Bahan:

  • 5-6 buah tahu pong
  • 1 blok kaldu blok Maggi
  • 1 sdt garam, atau sesuai selera
  • 1 siung bawang putih, memarkan
  • 500 ml air, didihkan


Cara Membuat:

  • Didihkan air di panci. Setelah air mendidih, masukkan kaldu blok, garam, dan bawang putih. Masak sebentar hingga kaldu blok larut dan tercium bau harum bawang putih. Kecilkan api kompor.
  • Masukkan tahu pong, lalu simmer selama kira-kira 5 menit.
  • Angkat. Tahu Kuah Kaldu siap disajikan.

Lebih Enak Kalau...
disantap dengan Nasi hangat, lalapan, dan sambal.

Disclaimer:
Resep ini asalnya dari resep Tahu Pong Asin ala Ibuku, kumodifikasi agar lebih cocok dengan seleraku.
Kalau mau mengutip resep ini, please refer to me and this blog.


Ekonomis di Kos

Anak kos, terutama yang isi kantongnya limited, seringkali menghadapi masalah dalam urusan logistik (baca: makanan). Kalau beli makan di warung terus, nanti menjelang akhir bulan pasti tekor. Kalau masak sendiri, eh, nggak bisa masak, atau nggak ada waktu, atau...males. Karena itu, aku bikin blog ini khusus untuk membantu teman-teman sesama anak Kos mengatur agar pengeluaran bisa seekonomis mungkin, tapi juga nggak repot (banget), dengan berbagi resep-resep super gampang yang bisa kita bikin sendiri di kos. Untuk posting kali ini, aku mau cerita soal logistiknya dulu; apa aja yang perlu kita punya di kos dan bagaimana menyediakannya seekonomis mungkin

Pertama, kita mesti menyediakan stok bahan makanan awet di kos. Belanja sebulan sekali di supermarket besar itu lebih hemat daripada setiap kali mau masak beli bahannya dulu di warung. Karena disana kita bisa dapat harga grosir, promo produk tertentu, dan (kalau kita punya kartu member) diskon member. Kalau kalian tinggal di Semarang sepertiku, kalian bisa coba supermarket ADA di Jl. Setiabudi, Srondol. Sedangkan untuk bahan makanan fresh, belanja di pasar sekitar seminggu sekali aja dalam hitungan yang paling minimal. Misalnya nih, waktu mau beli Kubis (Kol), tanya pada penjualnya, bisa beli setengah aja nggak? kalau si penjual oke, beli lah setengah, jangan utuh. Ingat: barang fresh itu makin lama disimpan, kesegarannya makin berkurang.

Kedua, perhatikan cara menyimpan dan tanggal kadaluarsa masing-masing produk. Setiap barang itu pasti ada limit pemakaiannya, yang kalau melewati limit itu...ya bisa jadi nggak sehat. Perhatikan juga tanggal kadaluarsa barang setelah dibuka. Misalnya keju Kraft; setelah kemasan dibuka dan digunakan sebagian, keju yang tersisa nggak akan tahan sampai selama tanggal kadaluarsa yang ada di kemasan. Tanggal kadaluarsa yang ada di kemasan tu cuma berlaku selama kemasan masih utuh.

Ketiga, masak yang penting bergizi dan bisa dimakan, jadi (menurutku, nih) nggak usah repot cari bahan yang aneh-aneh kayak lengkuas, kunir, daun salam, serai, dan sejenisnya. Bumbu-bumbu itu paling-paling bakal jarang dipakai dan penggunaan per resep pun dalam jumlah kecil, padahal nggak akan fresh selamanya. Kalau mau bikin masakan seperti soto, opor, atau rendang, bumbu instan toh banyak, dan rata-rata lumayan enak. Prinsipku, kalau memang ada yang lebih gampang, ngapain repot!? Tapi kalau merasa lebih nyaman stok bumbu-bumbu itu sendiri, beli aja yang sudah dalam bentuk bubuk; lebih awet dan mudah digunakan. Namun, khusus untuk bawang putih dan cabai rawit, kusarankan beli segar aja di pasar. Karena bawang putih dan cabai bubuk tuh rasanya beda banget dengan yang segar-segar aslinya.

Well, that's it for now. See you on the next post