Tampilkan postingan dengan label Dekorasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dekorasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Februari 2014

5 Tips Tata Ruang Bagi Anak Kos

Anak kos, baik yang sekolah, kuliah, ataupun bekerja, harus menjalani keseharian di ruang yang sangat terbatas. Gimana kalau barang-barang kita banyak? misalnya kita hobi baca, dan buku kita segudang? atau kita suka kerajinan tangan dan pernak-pernik kita berceceran? Don’t worry, berikut ini beberapa tips yang akan membantumu menata ruang Kos. Biar barang banyak, ruangan tetap rapi dan nyaman ditinggali.

1. Singkirkan barang-barang dari lantai.
Barang-barang seperti Rice Cooker, setrika, kipas angin, dll yang berceceran di lantai akan membuat ruangan terkesan penuh. Ada baiknya investasi di satu rak yang cukup untuk memuat semuanya. Cukup sulit untuk menemukan rak yang pas di ruang kos sekaligus muat berbagai barang; oleh karena itu, kusarankan pesan rak sendiri di tukang kayu. Ukur seberapa luas space yang tersedia di ruanganmu, lalu gabungkan dengan ukuran barang-barang yang akan kamu taruh di rak. Setelah itu, desain sebuah rak sesuai selera, lalu bawa ke tukang kayu. Pesanlah rak kayu dari jenis kayu yang ringan dan tidak berbubuk. Ada beberapa jenis kayu yang seperti itu, tapi sebaiknya kamu tanya pada tukang kayu-nya saja, karena tidak semua memiliki stok kayu yang sama. Selain itu, pastikan kamu menyampaikan apa peruntukan rak itu; apakah untuk menaruh buku, pakaian, atau lainnya. Pak Tukang akan memperhitungkan itu dalam membuat rak-mu, agar hasilnya tidak mudah rusak.
Ini lemariku dulu waktu di kos nggak ada lemari yang layak, dan aku kelewat bokek buat beli lemari...
2. Buat DIY dari kardus
Anak Kos, terutama yang baru pindahan, biasanya punya banyak kardus tak terpakai. Kalaupun tidak punya kardus, cari saja ke toko fotokopian terdekat; pasti banyak tersedia. Kardus eks-kertas fotokopi sangat cocok untuk dipakai sebagai laci, meja, kursi, bahkan mensubstitusikan lemari. Bahkan, kamu bisa mencocokkannya dengan ukuran rak yang kamu pesan di nomor satu untuk membuat lemari sendiri (ingat, beli lemari itu mahal, dan nggak semua kos menyediakan lemari besar). Kalau kamu ingin membuat kursi, isi dalamnya dengan buku atau majalah lebih dulu; jadi multifungsi, sebagai tempat penyimpanan buku sekaligus tempat duduk/meja.
Ini rak custom-made ku. Langsing dan ringan, praktis dibawa-bawa pindahan.
3. Buat Ilusi Mata
Ruang kos yang sempit bisa diakali dengan ilusi mata. Ilusi mata bisa dibuat dengan beberapa cara:
-          Membuat ruangan dekat pintu gelap, lalu semakin ke tengah ruangan semakin terang. Atau, menaruh barang paling tinggi, besar, dan mengganggu pemandangan di tepi ruangan, dan membuat bagian dalam ruangan se-kosong mungkin.
-          Menata gambar/poster dari tinggi/besar di sisi yang paling dekat dengan pintu ke pendek/kecil di sisi dalam ruangan. Memanipulasinya sedemikian rupa hingga merekayasa perspektif orang yang masuk ke ruangan itu.
-          Pasang cermin. Cermin bisa membuat ilusi ruangan yang lebih luas, asal tidak diletakkan di lantai atau sisi dekat lantai (ingat nomor 1)

4. Miliki barang-barang ini
Ini adalah barang-barang yang wajib punya dimiliki anak kos demi kemudahan dan kelancaran hidup. Terserah mau beli atau ‘menyita’ punya saudara, asal nggak mencuri, sah-sah aja ;)
-          Keranjang Cucian.
Tahu ‘kan, keranjang cucian yang bisa dilipat itu. Itu akan sangat membantumu, tidak peduli kamu mencuci pakaian sendiri atau laundry. Pakaian kotor berceceran itu sangat mengganggu, dan pakaian bersih berceceran sama saja dengan mencuci sia-sia.
-          Kapstok dan Hanger
Jangan remehkan kapstok, hanya karena di ruang kos-mu sudah ada satu. Itu kan buat baju yang sudah ‘setengah pakai’. Gimana dengan baju-bajumu yang perlu digantung? jaket? tas? Selain itu, menggantung pakaian langsung di kapstok bisa merusak kain; jadi ada baiknya juga investasi di beberapa hanger.
-          Meja Lipat
Meja lipat sangat fungsional; bisa dipakai untuk belajar (lesehan), dibawa kesana-kemari (siapa tahu perlu kerja kelompok), juga untuk menaruh snack dan minuman kalau kamu kedatangan tamu (lebih sopan, kan, daripada ditaruh di lantai).
-          Cable Box
Ruang kos biasanya hanya dilengkapi satu atau dua stop kontak. Ini jelas kurang kalau kita berniat ‘hidup’ di ruangan itu. Hitung saja; charge ponsel, charge laptop, Rice Cooker, itu sudah tiga; belum lagi setrika, kipas angin, printer, dan segala jenis barang elektronik lain yang mungkin kita butuhkan di kos. Selain itu, kadang-kadang posisi stop kontak berada di sudut yang ganjil dan sulit dijangkau. Oleh karena itu, punya cable box itu penting. Pilih cable box yang kelihatan kokoh, baik kotak maupun kabelnya, dan warnanya nggak mencolok (jadi bisa lebur di background dan nggak mengganggu pemandangan).

5. Personalisasi Ruangan
Ruang kos adalah ‘rumah’ kita saat jauh dari rumah. Oleh karena itu, sebisa mungkin itu harus menjadi ruangan dimana kita merasa nyaman didalamnya. Pajang poster tokoh kesukaan, pasang foto-foto keluarga dan teman-teman, atau print kata-kata motivasi dan tempel di dinding. Selain membuat kita nyaman, semua itu juga akan membuat kita semangat dan termotivasi. Bye bye homesick, deh.

Sabtu, 18 Januari 2014

Inspirasi DIY: Selotip Warna-Warni (Washi Tape)

Sudah cukup lama aku nggak update posting di blog ini. Maaf ya!? masalahnya, aku sibuk wisuda, cari kerja, pindahan (aku pindah dari Semarang ke Surabaya), menyesuaikan diri di lingkungan baru, dan lain sebagainya. Semua itu cukup bikin capek, jadi rasanya nggak ada energi lagi buat posting disini ^^'. Syukurlah sekarang semuanya sudah 80% beres, jadi bisa dengan lega coret-coret lagi.

Nah, untuk kali ini, inspirasi DIY-nya adalah selotip. Mungkin kalian berpikir, “Selotip, memang bisa buat apa lagi, sih, selain nempelin barang!?”. Eh, jangan diremehkan, lho. Selotip imut-imut yang banyak dijual di toko buku dan stationery itu adalah salah satu barang paling multifungsi yang ada di bumi. Berikut ini beberapa kegunaan lain dari selotip:
  • Membingkai gambar/poster di dinding


Tentang yang satu ini, juga berbagai ide menghias dinding dengan washi tape, bisa dilihat di Apartment Therapy
  • Dekorasi kamar anak-anak

Tentang mendekor kamar anak-anak ini, selengkapnya juga bisa dibaca di Apartment Therapy
  • Menyulap meja jadul jadi meja baru.


Life Sweet Life menyulap meja baru yang nggak menarik jadi cantik. Kupikir, kalau kelak dapat meja second, bisa disulap juga jadi baru dengan ide ini.
  • Menghias eks botol minuman jadi vas cantik

Botol-botol cakep ini juga dari Apartment Therapy. Mereka emang gudang DIY paling top di jagat internet.
  • Wallpaper

Little Green Notebook bikin yang satu ini di rumahnya hanya dalam waktu dua jam; dan hasilnya cakep kan?

Masih ada banyak banget variasi DIY dengan selotip di internet; search aja J

Disclaimer:Aku hanya mengkompilasi ide-ide ini berdasarkan denominasi yang sama (selotip). Tetapi foto dan karya yang ditampilkan bukan milikku. Semuanya kudapat dari internet.

Jumat, 06 September 2013

Inspirasi DIY: Kerang

Liburan kemarin, jalan-jalan kemana saja nih? ada yang ke pantai?

Oleh-oleh yang "wajib" kalau kita ke pantai adalah kerang. Kita bisa cari sendiri sambil main-main air (murah meriah ni), ataupun beli dari pedagang di tepi pantai. Tapi, setelah pulang, kerangnya mau diapakan? daripada cuma ditumpuk di pojokan, coba beberapa DIY kerang ini. Gampang, kok, dan nggak repot-repot banget.

  • Toples Kenangan
Caranya: siapkan toples kaca bening, masukkan pasir, lalu tata kerang yang telah dicuci bersih (dan bintang laut, kalau punya), udah jadi deh. Bisa ditaruh diatas meja (pengganti vas bunga biasa), ataupun di rak pajangan. 

  • Lilin Kerang
Cara membuatnya, lihat aja di video, yah!? self explanatory, kok ;)
(Misal videonya error, ini link-nya di Youtube: http://www.youtube.com/watch?v=7JJWTNqm0v4)

  • Mangkuk Kerang
Nah, ini jauh lebih simpel lagi. Tinggal cuci bersih kerang, lalu gunakan untuk menyajikan makanan. Eh, kerangnya nggak mungkin semulus kerang di foto, ya, karena yang diatas tuh bukan kerang "alami".

Selamat mencoba :)

Disclaimer
Ide dalam post ini kuperoleh dari Pinterest dan Youtube. 

Selasa, 30 Juli 2013

Inspirasi DIY: Kancing

Tahu 'kancing', kan? yang sering nempel di baju itu...
Kalau kita bikin baju atau pakaian lain, seringkali ada sisa kancing karena kita beli kancing-nya by half dozen. Nah, kancing sisa itu, daripada nganggur, lebih baik dimanfaatkan, misalnya jadi beberapa barang DIY simpel berikut ini...

  • Ikat rambut berhias kancing
  • Kalung
  • Gelang


Atau, kalau ada waktu saat weekend, bisa coba bikin ini jam dinding kancing seperti yang satu ini:


Neat ideas, aren't they? So, tunggu apa lagi? ayo coba...

Disclaimer:
Semua gambar dan ide diatas diperoleh via Pinterest.


Selasa, 16 Juli 2013

Inspirasi DIY: Perhiasan dari Renda

Ketika awal membuat blog ini, aku berniat untuk berbagi resep dan DIY, dengan foto-foto. Akan tetapi, sampai sekarang, ada masalah teknis yang mempersulitku untuk memotret resep atau hasil produk DIY-ku, jadi...yah, blog yang sepi foto begini ini. Sebagai solusinya, aku kepikiran untuk sekali-sekali berbagi temuan DIY-ku dari internet, entah dari browsing via Google ataupun dari Pinterest. Setidaknya, begitulah idenya.

Post tentang DIY yang pertama ini tentang DIY dari bahan renda bordir. Renda bukan cuma bisa dipakai untuk pakaian saja, lho, tapi juga untuk perhiasan :)

  • Kalung
  • Penghias Bando
  • Anting-Anting Renda


Dan, tambah satu bonus lagi:
  • Tempat Menyimpan Anting-Anting

Disclaimer:
Foto-foto dalam pos ini bukan milikku, semuanya kudapatkan dari browsing di Pinterest.